Belajar Mikrotik Menggunakan Virtualbox : Konfigurasi Dasar Mikrotik

Leave a Comment

Belajar Mikrotik Menggunakan Virtualbox




Assalamualaikum wr.wb

Dengan Segala Rahmat Allah Swt, akhirnya saya bisa melanjutkan materi kedua dari belajar mikrotik menggunakan virtualbox. sebelumnya saya mohon maaf apabila dalam postingan part 1 ada kesalahan atau materi yang tidak dipahami, ok tanpa panjang lebar kita langsung saja praktek yah.. let's gooo


A. Pengertian
  • Virtualbox adalah software gratis milik oracle fungsi utamanya untuk mem-visualisasikan dan menguji sistem operasi baik windows maupun linux. Dan biasanya software ini di gunakan untuk media belajar instalasi ataupun konfigurasi secara virtual.
  • Mikrotik OS adalah sebuah sistem operasi yang digunakan untuk mengubah PC biasa menjadi PC router.
  • Dhcp-Server adalah sistem pemberian ip secara otomatis kepada client, sehingga kita tidak perlu men-setting secara manual pada setiap pc client.
  • Dhcp-client adalah memungkinkan MikroTik untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Agar dapat menerima informasi IP address, IP DNS, dan default gateway dari DHCP Server.

B. Alat dan Bahan

  • 1. Software virtualbox
  • 2. Iso Mikrotik
  • 3. Iso Windows xp ( client )
  • 4. Koneksi internet
C. Tahap Pelaksanaan Kegiatan

     Setelah tadi di postingan sebelumnya kita belajar melakukan instalasi dan setting adapter maka dipostingan ini akan membahas bagaimana konfigurasinya :

 1. Pertama Kita login terlebih dahulu ke mikrotik untuk user : admin dan password kosongkan saja karena kita belum men-settingnya.



2.  Setelah itu kita lakukan konfigurasi identity untuk merubah nama identitas mikrotik kita agar lebih mudah dikenali dan memberikan password agar orang lain tidak bisa masuk atau seenaknya merubah-rubah konfigurasi kita berikut perintahnya :


3. Kemudian kita cek interface, untuk memudahkan dalam konfigurasi kita ganti nama interface nya dengan perintah seperti dibawah ini :


4. Kemudian, ketikkan perintah dibawah ini untuk menambahkan IP Address yang kita
inginkan dan jangan lupa kita cek konfigurasinya . Disini saya menambahkan IP
untuk interface = Lan saja karena kita untuk interface = internetnya kita akan konfigurasi nanti menggunakan fitur dhcp-client.



5. lalu kita buka windows xp ( client ) setting ip nya,  karena IP Address pada mikrotik menggunakan IP 192.168.1.1/24 maka gunakan IP tersebut untuk gateway. dan gunakan IP Address dari range 192.168.1.2 - 192.168.1.254 untuk client karena kita menggunakan IP Address dengan /24 yang berarti hanya ada 254 IP yang bisa digunakan untuk client.



6. Setelah itu kita buka browser kita lalu ketikan IP Address Mikrotik yaitu 192.168.1.1 Karena kita akan setting mikrotik menggunakan winbox maka kita klik icon winbox dan save winbox di komputer anda :



7. Berikut tampilan awal winbox, kemudian klik icon yang berada di pojok atas kanan untuk mendeteksi mikrotik kita lihat gambar dibawah ini :


8. Setelah mikrotik kita ditemukan atau telah ter-deteksi oleh winbox lalu klik nama mikrotik kita dan setting passwordnya sesuai password yang telah kita setting tadi terahir klik connect :


9. berikut tampilan awal mikrotik diwinbox, kemudian klik ok saja :


10. Agar Mikrotik mendapatkan IP secara otomatis dari ISP maka kita akan menggunakan fitur dhcp-client di mikrotik cara konfigurasinya sebagai berikut :

Masuk ke IP > Dhcp-client > add +

11. Setelah itu Pada tab DHCP kolom “Interface:” pilih interface/port yang terhubung dengan ISP atau modem speedy anda atau interface = internet, 

Pada tab “Status”, terlihat mikrotik anda menerima IP Address, DNS dan default gateway dari server DHCP.



12. Setelah itu kita setting DHCP-Server agar client mendapatkan IP Secara otomatis berikut caran konfig nya :


Masuk Ke menu IP > Dhcp-server pada menu dhcp-server kita pilih dhcp-setup lalu pilih interface mana yang akan dipakai untuk client dalam konfigurasi ini saja menggunakan interface = LAN


Klik next terus sampai muncul successfully

Jika berhasil maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini atau akan terdaftar list dhcp_pool di menu dhcp-server

13. Terahir kita konfigurasi firewall di mikrotik agar client bisa konek ke mikrotik dengan cara sebagai berikut :


Masuk Ke menu IP > Firewall > Klik Tab NAT lalu > add ( + )

Pada Kolom chain pilih srcnat , out interface = internet dan klik tab action lalu pilih masquerade

14. lalu test koneksi ke google atau  yahoo jika jalan atau tidak timeout maka konfigurasi berhasil yah :


15. lalu setting IP sebagai DHCP Pada PC Client sebagai berikut : 



IP Yang didapat oleh PC Client



16. Terahir coba buka browser anda jika bisa masuk ke sebuah website maka konfigurasi berhasil oke :





Gimana sudah bisa belom konfigurasi mikrotiknya, postingan part 2 selesai saya tutup dengan ucapan Alhamdulliah. Semoga bermanfaat , akhir kata saya mohon maaf bisa bila postingan saya belum lengkap atau ada yang salah, saya sangat membutuhkan kritik dan saran kalian semua untuk membangun blog ini, sekian terima kasih

Wassalamualaikum wr.wb

0 komentar:

Post a Comment