Konfigurasi VLAN di Mikrotik

Leave a Comment

Konfigurasi VLAN di Mikrotik 


Assalamualaikum wr.wb

Selamat siang, selamat liburan :v. dalam kesibukan menghadapi ujikom saat ini saya akan membahas materi VLAN tapi sekarang bukan di cisco, saya akan membahas di mikrotik dan insya Allah kedepannya blog ini akan membahas fokus di lab sama teori tapi secara singkat saja, ok untuk kritik dan saran bisa kalian kirim ke email saya atau komentar yah, langsung mulai saja yuk, fokus :v

Pesan saya jangan males baca :v
A. Pengertian


    Vlan atau Virtual LAN adalah suatu cara yang digunakan untuk mendistribusikan beberapa segment jaringan yang berbeda secara logic pada sebuah perangkat misal switch,router yang memiliki jumlah port terbatas. secara fisikal mereka berada pada segmen LAN yang berbeda.

B. Port Forwarding Vlan

    Policy forwarding VLan yang dilakukan oleh switch-chip ditentukan di switch-port. Ada 4 Mode VLan yakni :
  • Disable, mode ini akan mengabaikan tabel VLan. Jadi trafik akan tetap dihandle baik ada VLan Tag maupun jika tidak mengandung VLan Tag.
  • Fallback (default), mirip dengan mode disable hanya perbedaannya pada mode fallback melakukan pengecekan terhadap tabel VLan. Jika trafik yang masuk dengan VLan Tag tetapi port-nya tidak ada atau tidak sesuai di VLan Tabel maka trafik tersebut tidak akan didrop.
  • Check, mode ini akan men-drop atau tidak meneruskan trafik dengan VLan Tag yang tidak ada di tabel VLan. Namun jika trafik yang masuk dengan VLan Tag tetapi port-nya tidak ada atau tidak sesuai di VLan Tabel maka trafik tersebut akan tetap dihandle.
  • Secure, mode ini akan men-drop apabila trafik yang masuk dengan VLan Tag namun port-nya tidak ada atau tidak sesuai di VLan Tabel.
C. Logika Menangani Traffik

     Ada 3 logika untuk menangani trafik yang meninggalkan salah satu port di switch-chip yang mengaktifkan VLan, yaitu :
  • leave-as-is : paket data tidak ada perubahan ketika keluar dari port
  • always-strip : akan menghilangkan VLan Header pada paket data
  • add-if-missing : akan menambahkan VLan Header pada paket data
D. Implementasi VLAN Pada Mikrotik

Gambar Topologi Vlan


E. Tahap Konfigurasi


Konfigurasi pada router utama atau router 1 
     1. Pertama, kita akan membuat interface VLan di router utama (R1), dengan pilih menu Interface -> VLAN -> Add [+].


  2. Kemudian kita definisikan VLAN-ID=10 dan VLAN-ID=20 di interface ether4.



3. Cek apakah VLAN sudah ada pada interface


4. Setelah Itu Buat IP Address Untuk Masing-Masing VLAN Masuk Ke IP > Address > Add (+) .


Selanjutnya kita tambahkan IP Address pada masing-masing VLan. Untuk VLan10 kita isikan dengan 20.20.20.0/24 dan VLan20 kita isikan dengan 172.16.1.1/24


5. Setelah itu konfigurasi DHCP-CLIENT Caranya masuk ke IP > DHCP-CLIENT > add (+) 


pilih interface = ether1 (internet) lalu apply dan ok sampai muncul status bound dibawah



6. Selanjutnya kita tambahkan DHCP Server di masing-masing interface VLan tersebut untuk distribusi IP Address ke Client secara Otomatis. Masuk Ke IP > DHCP Server > DHCP Setup .



Catatan : Next terus sampai muncul successfully

7. Setelah itu setting NAT agar client dapat mengakses internet Masuk Ke IP > Firewall > NAT > Add (+) Chain=srcnat out-interface=ether1 action = masquerade



8. Setelah itu cek koneksi apakah router sudah mendapatkan akses internet 


Konfigurasi pada router mode switch atau router 2
Sekarang kita akan melakukan konfigurasi disisi switch-chip (R2).


9.  Pertama, setting ether2 dan ether3 pada menu interface dengan master port ether1. 



10. Lalu Kita setting VLan pada routerbord yang dijadikan switch dengan memilih menu Switch -> Port, pilih ether1 karena interface ether1 akan digunakan sebagai trunk, isikan VLaN Mode=secure dan VLaN Header=add if missing.


11. Setting ether2 dan ether3 dengan VLAN Mode = secure dan VLAN Header = always-strip. Jangan lupa isikan VLAN-ID pada kedua port tersebut. Disini VLAN-ID 10 akan didistribusikan melalui ether2 switch-chip dan VLAN-ID 20 akan didistribusikan melalui ether3 switch-chip.


12. Terakhir, kita akan melakukan pemetaan VLAN Table dengan memilih menu Switch -> VLAN. 


tambahkan VLAN table dengan VLAN-ID 10, masukkan port yang berhubungan dengan ether1 dan ether2. Tambahkan pula VLAN-ID 20 dan masukkan port yang berhubungan dengan ether1 dan ether3.



F. Tahap Pengujian

1. Pertama Coba Colokan Laptop-Client Ke ether2 (Router2) Pastikan Mendapatkan IP dan Koneksi Internet


2. Kedua Colokan Laptop-Client Ke Ether3 (Router2) Pastikan Mendapatkan IP dan Koneksi Internet


3. Lalu cek pada table dhcp server masuk ke tab leases maka akan muncul IP Address yang digunakan oleh client vlan 10 dan 20


G. Kesimpulan

   Dengan menggunakan fungsi VLan, device Client yang berada di VLan10 dan VLan20 komunikasinya tidak lagi lewat Layer 2 (data link), namun komunikasinya inter-vlan yakni melalui router utama. mungkin cukup sampai disini untuk postingan kali ini dan selamat belajar.

Wassalamualaikum wr.wb

0 komentar:

Post a Comment