Wireless : Virtual AP di Mikrotik ( Multiple SSID )

Leave a Comment

Wireless : Virtual AP di Mikrotik ( Multiple SSID )


Assalamualaikum wr.wb

Selamat malam, halo sahabat setia pembaca blog ini apa kabar.? gimana liburannya .? wkwk. ok sudah lama ya admin tidak buat postingan diblog ini, karena ada beberapa kesibukan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. kali ini saya akan membahas materi mikrotik dalam bab wireless yaitu VAP atau Virtual Access Point untuk lebih jelasnya simak postingan ini sampai selesai.


Jangan Malas Baca Ya :v
Lihat Postingan AP-bridge Klik Disini

Sebelum kita mulai ke konfigurasi saya akan menjelaskan beberapa teori dahulu :

A. Pengertian

VAP atau Virtual Access Point adalah fitur di mikrotik yang memungkinkan sebuah perangkat yang secara fisik hanya memiliki satu interface Wireless dapat memancarkan lebih dari 1 SSID dengan service yang berbeda-beda pada setiap SSID yang dipancarkan.

Konsep ini biasanya digunakan pada jaringan kantor,kampus dan lain sebagainya yang berguna untuk memenuhi kebutuhan akses wireless yang berbeda.

B. Studi Kasus

Pada postingan ini saya membuat sebuah studi kasus dimana saya akan membuat 2 buah SSID dengan Keterangan sebagai berikut :

1.  Sahrul                 : SSID akan mendapatkan service dhcp 
2. Hostpot-Lab-Tkj  : SSID akan mendapatkan service hostpot yang nantinya setiap client yang terhubung dengan SSID ini dia harus login hotspot terlebih dulu

berikut topologi nya :

Topologi studi kasus

C. Tahap Konfigurasi

1. Pertama masuk ke tab Wireless dan aktifkan Wlan1 terlebih dahulu :



2. Buatlah Password agar wireless lebih aman sehingga tidak sembarang orang bisa terkoneksi pada wireless kita masuk ke Tab Wireless > Security Profile > add :


3. Setelah itu lakukan konfigurasi pada interface fisik wlan1 dengan SSID : Sahrul masuk ke Tab Wireless > Interface > Double klik Wlan1


4. Setelah itu lakukan konfigurasi VAP untuk SSID kedua : Hostspot-Lab-Tkj masih pada menu Wireless > Interface > Add > Virtual AP :


5. Untuk pada menu general biarkan saja kenapa nama wlan2 .? karena dia akan meneruskan nama dari AP yang telah kita buat sebelumnya 


6. Masuk ke menu Wireless isi SSID : Hotspot-Lab-Tkj dan master interface = Wlan1 


7. Maka akan muncul dua interface wireless sebagai berikut :


8. Setelah itu coba cek dihandphone atau Laptop apakah SSID yang tadi kita buat sudah ada atau belum :


Ok konfigurasi sudah selesai. untuk service dhcp dan hostpot silahkan konfigurasi setelah VAP berhasil dikonfigurasi. kesimpulannya kita bisa membuat banyak SSID dengan fitur VAP pada Wireless tetapi kemampuan interface wireless tetap mengikuti master interface nya yaitu Wlan1 (fisik) walaupun sudah dibuat banyak Virtual AP.

Wassalamualaikum wr.wb

0 komentar:

Post a Comment